Wew . . .
Jam setengah sebelas malam . .

Entah mungkin karena udara yang mulai sejuk, sehingga kepala jadi lebih fresh untuk menampung aspirasi yang lewat, atau emang baru niat nulis . . .
O iya disini yang lagi menuangkan aspirasi adalah Rizki maulana syarif , atau yang akhir-akhir ini menjadi terkenal dengan panggilan mezo . . .
Disini gua mau ceritain tentang Jayapura , sebuah kota tempat gua dilahirkan. . .

Kota yang terletak di ujung timur Indonesia ini memang terbilang masih sangat hijau . . .
Bukti kehijauannya dapat kita lihat disekeliling kotanya yang masih dibentengi oleh pohon-pohon yang tinggi menjulang . . . .
http://edratna.files.wordpress.com/2007/08/dscn2226_resize.jpg
Tuh liat . . . mungkin cuma ini satu-satunya ibu kota yang masih dibentengi oleh hutan alami , bukan hutan dibentengi kota . . .
Foto yang diambil dari bukit salib ini menggambarkan kota Jayapura yang langsung dihadapkan oleh dua bentang alam, bukit dan laut . . .
Sehingga inilah yang menambah nilai keasrian dari kota tersebut . .
Pada tahun 2006 hingga pertengahan tahun 2007, saya kembali ke kota ini mengikuti orang tua saya yang kembali ditugaskan oleh perusahaannya untuk berdinas di kota Jayapura . . .

Selama itu saya hanya mendengar desas-desus kota Jayapura nan terkenal akan keasriannya, namun setelah saya menetap disana, saya dapat merasakan sendiri, betapa nyamannya tinggal di kota Hollandia tersebut . .
Ketika keluarga kami mengadakan sebuah acara piknik , saya sempat mengambil sebuah foto . . .

 
ini foto sendiri !!! sumber kamera digital olympus :P
Tu liat, bagus banget kan ????
Coba bandingin dengan pesisir pantai kota-kota besar, ngga usah jauh-jauh lah , coba aja liat di Semarang . .
Geleng-geleng kepala kita ngeliatnya . . . . 
Gua juga punya cerita menarik disini . . .
Jayapura itu punya sebutan kalau malem kayak hongkong, kalau siang kayak singkong . . 
Jadi asal-usul kata itu begini . . 
Jayapura kalau di malem hari suasananya indah , bisa dibilang cukup romantis dan keliatannya kayak kota sibuk, diterangi lampu gedung, lampu kendaraan yang melintas, wuiiiddiiihhhh kayak Hongkong bener dah !!! . . 
 Hongkongnya Indonesia (http://dedidwitagama.files.wordpress.com/2007/11/dwitagamamalam.jpg)
Cuma sekarang kita ke kata singkong nya, ko' bisa ?????
Nah itu dia, jeleknya hmmmmm bukan jelek sih, cuma yaaa kebiasaannya penduduk asli sana adalah mengunyah pinang dan sirih yang dicampur dengan kapur . . .
Setelah cukup lama dikunyah, biasanya diakhiri dengan ludahan . . . 
Nah itu dia permasalahannya disana orang meludah di sembarang tempat . . 
Jadi hasil ludahannya yang berwarna merah itu berbekas di jalanan . . .
Sehingga mengurangi nilai keindahan kota tersebut . . . 


Kita juga ngga bisa bilang sesuatu itu sempurna kan ?????
Sebuah kota ngga mungkin dapet nilai 100 di semua bidang . . .
Pasti ada kurangnya disesuatu tempat . . .
Cuma ngga ada salahnya kan kita berusaha untuk dapet nilai 100 itu ???
Mungkin kita ngga bisa berbuat banyak buat kota kita . . 
Cuma gimana kalau dimulai dari lingkungan terdekat kita . . .
Kayak Sekolah . . . 
Gimana ????
 
|
This entry was posted on 11:37 PM and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

1 comments:

On April 22, 2009 3:18 PM , Mas Dana said...

stuju.....!!!!!!!